Lapangan Ratedao sejak kamis, 04 Juni 2026 dipenuhi sekitar limat ratus siswa-siswi dan guru sma katolik baleriwu. Mereka akan melaksanakan kegitan Camping Akbar Pramuka.
Kegiatan ini dibuka sejak hari kamis sore (4/6) oleh Bapak Lurah Danga Yohanes Lado Selama tiga hari. Tanggal 4-6 Juni mereka yang terdiri dari kelas X dan XI ini, akan digembleng dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka bersama dengan para pembinanya.
Sejak tiba di lokasi lapangan Ratedoa pada hari kamis, para siswa diajarkan untuk hidup mandiri lewat kegiatan membangun tenda, menyiapkan sarana hidup, memasak dan lain sebagainya. Para siswa yang terdiri dari 15 rombongan belajar ini terlihat gembira dan antusias melaksanakan setiap instrukti pembinanya. Mereka diajak untuk beradaptasi dengan alam dan lingkungan yang baru. Lapangan yang biasanya lengang (sepih) kini sudah dipenuhi 25 tenda yang terdiri dari kelompok tenda pria dan kelompok tenda wanita. Terdapat juga dua tenda untuk pembina pria dan wanita.
Tiap tenda mampu menampung sekitar 20-25 siswa.
Di beberapa sudut lapangan terlihat para warga yang antusias menyambut para siswa. Sampai malam hari, kegiatan ditutup dengan renungan malam bersama.
Pada hari jumat, sejak pagi hari aktivitas para siswa mulai terlihat. Beberapa ada yang sibuk memasak, ada yang menuju ke rumah warga sekitar untuk mandi dan membersihkan diri. “Warga di sini sangat baik. Mereka menyambut kami dengan baik dan mau menyiapkan sarana yang kami butuhkan seperti untuk mandi, dan lain-lain” kata salah satu peserta perkemahan.
Kegiatan dilanjutkan dengan makan pagi dan beberapa aktivitas penting yang disiapkan oleh pembina. Cuaca Ratedoa yang cukup dingin tidak mengendurkan semangat para peserta camping untuk belajar. Kegiatan seharian itu cukup menguras tenaga. tetapi malam harinya para peserta kembali bersemangat setelah dihibur oleh penampilan atraksi seni dari masing-masing sangga dan band sma baleriwu. setelah renungan malam, para peserta beristirahat.
pada hari sabtu, kegiatan pagi dimulai dengan acara seru mencari jejak. Selama beberapa jam para peserta berusaha menemukan rute melewati alam ratedoa untuk kembali ke perkemahan. Mereka hanya dibekali dengan peta sederhana. Para siswa nampak sangat antusias dengan kegiatan ini. Malam harinya lelah mereka terobati dengan kegiatan atraksi seni dan band. Ada yang menampilkan stand up comedy, solo vocal, atraksi beladiri, dance dan lain-lain.
Kegiatan camping ditutup pada hari minggu, dengan perayaan ekaristi bersama di gereja Stasi Ratedao. Apel penutupan dilakukan oleh Kepala SMA Katolik baleriwu, bapak Paulus Tenga, S.Pd. Para siswa nampak sangat menikmati hari-hari camping ini. “Saya sangat senang dengan kegiatan camping ini. Kegiatan luar sekolah ini juga memberikan banyak manfaat positif untuk saya” kata Natalia, salah satu peserta camping.
“Memang kegiatan ini dirancang untuk memberikan pembelajaran dalam suasana yang berbeda bagi para siswa. Di sini mereka dilatih untuk disiplin, kreatif, gotong royong dan lain-lain” kata Pak Dolfus sebagai ketua penyelenggara kegiatan.
Setelah apel penutupan, para siswa akhirnya kembali ke rumah masing-masing.
Claude Yau (Humas SMA Katolik Baleriwu)
Tinggalkan Komentar