
Baleriwu, 15 Juli 2026 – Sebanyak 285 peserta didik baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Katolik Baleriwu Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juli 2026, menjadi langkah awal bagi para siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal budaya belajar, serta memahami nilai-nilai yang menjadi ciri khas SMA Katolik Baleriwu.
MPLS bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter yang disiplin, bertanggung jawab, beriman, serta mempersiapkan mereka mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Selama tiga hari pelaksanaan, seluruh peserta mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan semangat belajar, mempererat kebersamaan, dan membentuk karakter pelajar yang unggul.
Hari pertama diawali dengan senam pagi bersama, doa pembuka, dan registrasi peserta yang dipandu oleh pengurus OSIS. Suasana penuh semangat dan kebersamaan langsung terasa ketika 285 peserta didik baru mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi perkenalan bersama pengurus OSIS sebagai wadah untuk membangun keakraban sekaligus mengenal organisasi siswa yang akan menjadi mitra mereka dalam berbagai kegiatan sekolah.
Suasana semakin hangat ketika seluruh dewan guru memperkenalkan diri kepada peserta didik baru. Guru laki-laki tampil rapi mengenakan kemeja putih berlengan panjang lengkap dengan dasi dan celana berwarna gelap, sedangkan guru perempuan mengenakan jas hitam yang dipadukan dengan rok hitam. Penampilan yang seragam dan profesional tersebut mencerminkan kedisiplinan serta kekompakan para pendidik dalam menyambut keluarga baru SMA Katolik Baleriwu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Kepala SMA Katolik Baleriwu Bapak Paulus Tenga, S.Pd yang sekaligus menyampaikan materi mengenai visi, misi, ciri khas, dan budaya sekolah. Dalam arahannya, Kepala Sekolah mengajak seluruh peserta didik baru untuk menjadikan SMA Katolik Baleriwu sebagai tempat mengembangkan iman, ilmu pengetahuan, karakter, serta berbagai potensi yang dimiliki.
Peserta kemudian memperoleh materi mengenai kurikulum sekolah dan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai dasar pemetaan kemampuan peserta didik.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan penyampaian materi mengenai tata tertib sekolah, pembentukan budaya damai, serta edukasi tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Materi tersebut diharapkan mampu membentuk kesadaran peserta didik untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan hari kedua kembali diawali dengan senam pagi, doa bersama, dan registrasi peserta. Selanjutnya, peserta didik diajak mengenal berbagai fasilitas yang dimiliki sekolah sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar.
Peserta juga diperkenalkan dengan organisasi OSIS serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di SMA Katolik Baleriwu. Melalui sesi ini, mereka memperoleh gambaran mengenai berbagai wadah untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, kepemimpinan, dan keterampilan sosial.
Materi berikutnya mengangkat tema karakter positif, yang menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian, kerja sama, dan sikap saling menghormati.
Sebagai penutup kegiatan hari kedua, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik belajar yang efektif, sehingga mereka memiliki strategi belajar yang tepat untuk meraih prestasi selama menempuh pendidikan di SMA Katolik Baleriwu.
Hari terakhir MPLS diawali dengan senam pagi, doa bersama, registrasi peserta, serta kegiatan games dan ice breaking yang dipandu oleh pengurus OSIS. Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan membuat peserta didik baru semakin akrab satu sama lain.
Peserta kemudian mengikuti materi mengenai pencegahan perundungan (bullying) yang disampaikan oleh Tim P2TP2A. Materi ini menekankan pentingnya membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Selanjutnya, panitia melakukan pembagian ruang kelas sebagai persiapan dimulainya kegiatan belajar mengajar Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rangkaian MPLS ditutup secara resmi oleh Kepala SMA Katolik Baleriwu. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan guru, pengurus OSIS, narasumber, dan semua pihak yang telah bekerja sama sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan sukses.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta didik baru agar menjadikan MPLS sebagai langkah awal untuk membangun semangat belajar, menjaga kedisiplinan, menghormati guru dan sesama, serta menghayati nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan berakhirnya kegiatan MPLS, seluruh 285 peserta didik baru resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMA Katolik Baleriwu. Besar harapan agar mereka mampu tumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter, berprestasi, serta siap memberikan kontribusi positif bagi sekolah, Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.
Selamat datang kepada 285 peserta didik baru SMA Katolik Baleriwu Tahun Pelajaran 2026/2027. Mari bersama melangkah menuju masa depan yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam karakter, dan teguh dalam iman.
Tinggalkan Komentar